budi daya sengon,cara penanaman pohon,kayu sengon,harga jual kayu
Rabu, 24 Juli 2013
Selasa, 23 Juli 2013
Kamis, 11 Juli 2013
cara penanaman budidaya sengon
BUDIDAYA KAYU SENGON DENGAN SISTEM TUMPANG SARI DENGAN TALAS SATOIMO
Hutan
yang merupakan salah satu habitat kunci berlangsungnya mata rantai ekosistem di
dalamnya sudah mendekati kehancuran yang cukup miris.Keanekaragaman hayati dan
berbagai satwa liar yang di lindungi mengalami ancaman serius.Hal ini terjadi
akibat penebangan massif yang berlangsung sejak lama.Baik dilakukan secara
tradisional oleh masyarakat untuk kebutuhan sehari-hari ,yang berlangsung
secara terusmenerus dari zaman dahulu maupun ulah nakal oknum yang melakukan
pembalakan liar secara besarbesaran.Seiring dengan hal itu,persediaan kayu
hutan semakin hari semakin berkurang.Sehingga mengakibatkan kolapsnya industry
pengolahan kayu karena tidak tersedianya bahan baku.Banyak upaya yang telah di
lakukan oleh pemerintah untuk melakukan penghijauan.Namun hal itu jelas bukan
solusi untuk mengatasi kebutuhan kayu yang semakin meningkat setiap
saat.Seiring dengan perkembangan zaman,tuntutan akan kebutuhan kayu hingga saat
ini masih akan terus meningkat.Untuk kemudian hari muncul industry alternative
dengan melakukan pengolahan kayu hutan produksi.Masyarakat kemudian melakukan
budidaya komoditas berbagai macam jenis kayu.Namun,untuk beberapa jenis
kayu,masa panen terhitung cukup lama.Bahkan harus memakan waktu hingga puluhan
tahun.Hal ini jelas merupakan kendala tersendiri untuk memenuhi kebutuhan kayu
yang mendesak.Untuk menjawab hal tersebut,Sengon merupakan salah
satusolusi.Kayu jenis ini pertumbuhannya sangat cepat.Bahkan,diumur 3 tahun sebagian
sudah dapat di tebang.Selain untuk melakukan penjarangan agar pertumbuhan
sengon tetap terjaga dengan baik,penebangan tahap ini hasil sudah dapat
dinikmati.peluang dan potensi besar dari sengon tersebut memunculkan industry
pengolahan kayu secara modern.
Kenapa
harus sengon?Ada beberapa factor penting yang menjadi dasar kenapa budidaya
sengon cukup unggul dan dapat di jadikan pilihan jika di bandingkan dengan
komoditas perkebunan lain.
ANALISIS EKONOMI
Sengon
yang bagus untuk di budidaya adalah jenis sengon putih(Albazia Falcataria)atau
sengon laut dengan ciriciri tidak bercabang sepanjang minimal 9 meter dan warna
kulit batang putih.
1.Penggunaan
dan manfaat kayu sengon.Pohon sengon(albazia Facataria),termasuk family
Mimosaceae,keluarga petai petaian dapat di manfaatkan mulai dari daun hingga
akarnya untuk beragam keperluan
2.Daun
sengon merupakan pakan ternak yang sangat baik dan mengandung protein
tinggi.Jenis ternak seperti sapi,kerbau dan kambing sangat menyukai daun
sengon.
3.Sistem
perakaran sengon banyak mengandung nodul akar sebagai hasil simbiosis dengan
bakteri Rhizobium.hal ini menguntungkan bagi akar dan sekitarnya.keberadaan
nodul akan dapat membantu porositas tanah dan penyedian unsure nitrogen dalam
tanah.Sehingga sengon dapat membuat tanah di sekitarnya menjadi lebih subur.
4.Saat
ini sengon banyak di gunakan untuk berbagai keperluan dalam bentuk kayu olahan
berupa blocboard,tripleks,plywood/kayu lapis,veneer,bahan baku pembuat
peti/pallet,papan penyekat,papan cor,industry korek api,pensil,papan
partikel,bahan baku industry pulp kertas dll.
SITEM BUDIDAYA
SENGON JUGA CUKUP PRAKTIS
Untuk
penanaman,bibit sengon siap di tanam tinggi minimal 25 cm dengan langkah
langkah sebagai berikut:
1.Bersihkan
lahan dari gulma/rumput
2.Buat
lubang tanam sebesar polybag sesuai keinginan jarak tanam.
3.Tanam
segera bibit sengon,lebih baik saat musim hujan.
4.Sebulan
setelah ditanam,pupuk dengan NPK.
PEMANENAN
Pemanenan
sengon bisa di mulai umur 3 tahun dengan penjarangan 1000 batang,tahun ke 4
penjarangan 1000 batang dan tahun ke 5 di tebang habis.Kubikasi hasil panen:
A.
Umur 3 tahun diameter 15-20 cm,4 pohon perkubik.
B.
Umur 4 tahun diameter 20-25 cm,3 pohon perkubik.
C.
Umur 5 tahun diameter >25 cm,2 pohon perkubik.
PERBANDINGAN
INVESTASI
TANAMAN SAWIT
1
hektar tanaman sawit umur 0 s/d 5 tahun baru dapat menghasilkan 1 ton x Rp 1000
=Rp 1.000 000;
TANAMAN KARET
1
hektar tanaman karet umur 0 s/d 5 tahun belum dapat menghasilkan getah.
TANAMAN
SENGON
1
hektar tanaman sengon umur 0 s/d 5 tahun mampu menghasilkan 3.000 batang =Rp 450.000 000;
TOTAL
PENGHASILAN DALAM 5 TAHUN MENANAM KAYU SENGON (A+B+C)=450 000 000;
Perbedaan
besar akan terlihat dan di rasakan ketika berinvestasi pada tanaman
sengon.Dalam area 1 hektar,tanaman tersebut mampu menghasikan 3.000 batang.Kayu
jenis ini memang cepat sekali pertumbuhannya.Sehingga dari titik awal penanaman
hingga umur 5 tahun untuk 1 batang sengon harga minimal Rp 200 000;
KUBUKASI KAYU
DAN HARGA SENGON
>Tahun
ke 3 penjarangan 1.000 batang=>dalam 1 batang di perkirakan mencapai ¼
kubik.Harga log kayu kurang dari 20 cm=Rp
200 000/kubik.Jadi dalam 1 batang sengon umur 3 tahun sudah mencapai Rp 50 000;/batang.
>Tahun
ke 4 penjarangan 1.000 batang=>dalam 1batang di perkirakan mancapai 1/3
kubik.Harga log kayu diameter diatas 20
cm=Rp.300 000;/kubik.jadi dalam 1 batang sengon umur 4 tahun sudah mencapai
RP.100 000; /batang.
>Tahun
ke 5 tebang habis (panen puncak)=> dalam 1batang di perkirakan mancapai 1/2
kubik.Harga log kayu diameter diatas 25 cm=Rp.600
000;/kubik.jadi dalam 1 batang sengon umur 5 tahun sudah mencapai RP.300 000; /batang.
TALAS JEPANG (Satoimo)
1
Hektar dapat di tanam satoimo atau talas jepang sebanyak 24.000 ribu rumpun
1
Rumpun berpotansi menghasilkan 1 hingga 4 kilogram.Harga perkilo Rp.3000;
Jika
di hitung 1 kilo saja perumpun maka;3000 kilo gram x 24.000 rumpun=Rp.72.000
000; cukup 6 bulan.Sehingga dalam 5 tahun talas satoimo berpotensi mendapatkan
Rp 72.000 000;x 10 masa panen Rp.720.000 000;
Pendapatan selama 5 tahun,satoimo Rp
72.000 000;
Dari
asumsi lahan seluas 1 hektar selama 5 tahun diperkirakan total penghasilan
Budidaya Sengon dengan system tumpang sari dengan Talas Satoimo,adalah;
RP.1.170.000.000;
Demikianlah
artikel ini semoga bermanfaat.
Langganan:
Komentar (Atom)